ALQURANdan sains mengungkap proses kehancuran alam semesta saat hari kiamat kelak. Ketika itu tidak ada lagi yang dapat dilakukan makhluk hidup di bumi, semua berpasrah hanya kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Dikutip dari unggahan video di kanal YouTube Al Manhaj, Rabu (8/9/2021), Ustadz Zulkifli MA menjelaskan bahwa Malaikat Israfil ketika mengetahui bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi
MenelusuriKeberadaan Musik Saat Rasulullah SAW Masih Hidup. Nabi Muhammad tak Makan dengan Bersandar, Ini Manfaatnya. Kelima hal tersebut, sejalan dengan Alquran yang menegaskan bahwa setiap orang yang beriman (mukmin) senantiasa akan mendapat ujian dari Allah SWT. (QS Al Ankabut [29]: 2-3). Berdasarkan hadis di atas, setidaknya ada lima ujian
NabiIsa pun tidak luput dari rencana busuk mereka, akan tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkannya. "Dan karena ucapan mereka: Sesungguhnya kami telah membunuh al-Masih Isa ibnu Maryam Rasul Allah".Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh dan salib itu ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka (Yudas Iskaryot).
14BAB IV AL-QURAN SEBAGAI SAINS DAN TEKNOLOGI A. Pandangan Al-Quran terhadap Sains Al-Quran dalam Bahasa arab โซ ุงููุฑุขูโฌatau quran adalah sebuah kitab suci umat muslim, dimana didalamynya terdapat petunjuk-petunjuk (al-huda) kehidupan yang dijadikan pedoman oleh para kaum muslimin.
Homoseksualitasdilarang dalam Al-Quran di beberapa ayat Al-Quran berikut: Surat Al-A'raf ayat 80-81: "Dan (Kami juga telah mengutus) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini)" (80) "Sungguh, kamu telah melampiaskan
Setelahperistiwa "kehancuran" seiring berakhirnya Zaman Perunggu, tempat yang diduga Kota Sodom tersebut telantar selama lebih dari 700 tahun. Tanda-tanda kehidupan muncul kembali setelah lebih dari 700 tahun, ditandai dengan ditemukannya artefak Zaman Besi (1.000 - 332 Sebelum Masehi). EH / Islam Indonesia
Jakarta- . Tanda-tanda kiamat kubra merupakan tanda yang lebih dekat lagi dengan awal terjadinya proses kehancuran sesungguhnya, yakni kehancuran alam semesta ini.Sejumlah tandanya sudah dijelaskan dalam Al Quran, hadist, hingga ijma'. Ulama Fiqih aliran Mazhab Syafi'i, Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari pernah mengulas secara rinci tentang peristiwa tanda-tanda kiamat kubra secara beruruan.
POSISIAL-QUR`AN DALAM INTEGRASI ILMU: TELAAH TERHADAP PEMIKIRAN KUNTOWIJOYO DAN M. DAWAM RAHARDJO. by Wardani Wardani. Pergeseran Pemikiran Tafsir di Indonesia. by Dr. Cucu Surahman, M.A. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. PROBLEMATIKA KAJIAN TAFSIR DI PERGURUAN TINGGI DAN MASYARAKAT KALIMANTAN SELATAN.
enG24. Kejadian kiamat atau akhir zaman memang menarik untuk dipelajari, karena ternyata banyak umat Islam yang hanya sering membaca Al-Qurโan saja, tetapi tidak membaca atau memahami artinya. Banyak kejadian di akhir zaman yang kita tidak ketahui. Terdapat tiga surat pertama pada Juz 30 di dalam Alquran yang membahas tentang kiamat atau akhir zaman, yaitu QS. An Nabaโ, QS. An Naziโat, dan QS. At Takwir. 1. An Nabaโ Di dalam QS. An Nabaโ, para ulama menafsirkan tentang apa yang dimaksud dengan an nabaโ berita besar. Dalam hal ini ada tiga pendapat, yaitu Alquran, kerasulan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, dan hari kebangkitan [1]. Dari ketiga pendapat tersebut, yang dimaksud an nabaโ berita besar dalam ayat pertama QS. An Nabaโ adalah hari kebangkitan dan inilah pendapat yang dipilih oleh Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari. Selain itu, dalam QS. An Nabaโ juga dijelaskan bahwa Allah Taโala telah menunjukkan tentang berbagai bukti kekuasaan-Nya, seperti bumi, gunung, menciptakan makhluk berpasang-pasang, malam, siang, langit, matahari, hujan, dan tumbuhnya tanaman. Namun banyak manusia yang banyak melampaui batas dan tidak percaya dengan adanya hari pembalasan. Dalam QS. An Nabaโ, Allah menggambarkan betapa dahsyatnya hari kiamat mulai dari ayat 17-20. ุฅูููู ููููู
ู ุงููููุตููู ููุงูู ู
ููููุงุชูุง ูกูง ููููู
ู ููููููุฎู ููู ุงูุตูููุฑู ููุชูุฃูุชูููู ุฃูููููุงุฌูุง ูกูจ ููููุชูุญูุชู ุงูุณููู
ูุงุกู ููููุงููุชู ุฃูุจูููุงุจูุง ูกูฉ ููุณููููุฑูุชู ุงููุฌูุจูุงูู ููููุงููุชู ุณูุฑูุงุจูุง ูขู Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan 17, yaitu hari yang pada waktu itu ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok 18, dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu 19, dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia. 20 2. An Naziโat An Naziโat secara umum memaparkan tentang peringatan terkait dengan huru hara yang terjadi pada hari kiamat [2]. Di ayat yang ke 6-7 Allah menjelaskan tentang kebangkitan manusia yang diawali dengan tiupan sangkakala oleh Malaikat Israfil [3]. ููููู
ู ุชูุฑูุฌููู ุงูุฑููุงุฌูููุฉู ๏ดฟูฆ๏ดพ ุชูุชูุจูุนูููุง ุงูุฑููุงุฏูููุฉู ูง Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam 6, tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua 7. Di ayat 8-9 Allah menggambarkan kondisi manusia yang sangat ketakutan pada hari tersebut. ูููููุจู ููููู
ูุฆูุฐู ููุงุฌูููุฉู ๏ดฟูจ๏ดพ ุฃูุจูุตูุงุฑูููุง ุฎูุงุดูุนูุฉู ูฉ Hati manusia pada waktu itu sangat takut 8, Pandangannya tunduk 9. Di dalam surat An Naziโat dijelaskan pula bahwa orang kafir sudah diberi peringatan tentang akhir zaman dan mereka di akhirat sangat menyesal dengan kekafirannya, tidak percaya bahwa manusia setelah mati akan dibangkitkan dan akan diperhitungkan perbuatannya selama di dunia ini. Allah Taโala dan Rasul-Nya telah memperingatkan kepada orang-orang kafir bahwa besok akan ada kiamat, di mana semua manusia akan dibangkitkan dan akan diperhitungkan amalnya. Dalam surat ini juga dijelaskan bahwa malaikat akan mencabut nyawa orang kafir dengan sangat keras, sedangkan malaikat akan mencabut nyawa orang beriman dengan sangat halus. 3. At Takwir Allah Taโala berfirman dalam QS. At Takwir 1-14 yang artinya, โApabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan tidak dipedulikan, dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dipanaskan, dan apabila roh-roh dipertemukan dengan tubuh, apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh, dan apabila catatan-catatan amal perbuatan manusia dibuka, dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila surga didekatkan, maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.โ Di dalam QS. At Takwir dijelaskan bahwa nanti matahari akan digulung, bintang-bintang akan berjatuhan, terbayangkan bahwa besok di akhirat semua sumber cahaya dipadamkan. Sedangkan saat itu, sangat banyak manusia yang dikumpulkan dan tentunya sangat sulit untuk bergerak maupun berjalan. Ketika kita berjalan sendiri melewati jembatan yang sangat gelap dan jembatannya hampir tidak kelihatan. Apakah terbayang kita bisa melewati jembatan tersebut kalau tidak ada lampu atau senter dengan banyak risiko menyebabkan terjatuh. Pembaca rahimakumullah, sebagai seorang beriman tentunya kita percaya bahwa Allah Taโala dan Rasullullah Shallallahu alaihi wa sallam telah memberikan kita arahan baik melalui Alquran dan Al Hadis. Ada kabar gembira bagi orang beriman ketika di akhirat kelak, kita akan diberikan cahaya yang berasal dari sholat subuh dan isyaโ yang dilakukan secara tepat waktu dan berjamaah bagi laki-laki, sedangkan bagi perempuan dapat dilakukan dengan tepat waktu di rumah, sebagaimana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda โBerikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamatโ HR. Abu Dawud, At Tirmidzi dan Ibnu majah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, yang menggambarkan keadaan manusia pada saat melewati sirath โYang pertama kali lewat di antara kalian bagaikan kilatโ Aku Abu Hurairah bertanya, โDemi bapak dan ibuku sebagai tebusannya, apa maksud โberjalan seperti kilatโ? Beliau Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melanjutkan, โTahukah kamu bagaimana kilat pergi dan datang dalam sekejap?โ Kemudian ada yang berjalan seperti angin, seperti burung, dan ada juga yang berlari, perjalanan mereka sesuai dengan amalan mereka. Sedangkan Nabi kalian ini Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam berdiri menunggu di atas sirath seraya berdoa, Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlahโฆโ Sampai ada yang amalannya karena sedikit tak sangup membawa si hamba tadi sehingga ada orang yang tidak bisa lewat melainkan merayap. Pada situasi yang sangat gelap saat itu, manusia diminta untuk segera melewati jembatan sirath. Jembatan yang sangat gelap di mana hanya orang yang beriman rajin sholat subuh dan isya saja yang mendapatkan cahaya, sehingga bisa melihat jembatan siroth lalu melewatinya. Demikian yang dapat penulis sampaikan melalui tulisan ini. Semoga dengan bertambahnya wawasan ini akan menambah keimanan dan mengetahui betapa Allah Taโala sangat menyayangi hambanya yang beriman. Dan perbanyaklah berbuat kebaikan dan merutinkan sholawat untuk Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam agar kelak kita diberikan syafaโatnya. Aamiin. Referensi [1] Tafsir Juz Amma, Dr. Firanda Andirja, Lc., hlm. 16-17. [2] Tadabur Alquran, Menyelami Makna Alquran dari Al Fatihah sampai An Nas, Syaikh Adil Muhammad Khalil, hlm. 359. [3] Tafsir Juz Amma, Dr. Firanda Andirja, Lc., hlm. 64. Penulis Muhammad Luthfi Usman Staf Jurusan Informatika UII Jurusan Informatika UII menerima kiriman artikel untuk ditampilkan pada Pojok Informatika dan Pojok Dakwah. Ketentuan dan prosedur pengiriman dapat dilihat pada laman berikut. Related posts
Medan ANTARA News - Sedikitnya ada lima faktor penyebab kehancuran sebuah bangsa yang selama ini indikasinya banyak terjadi di Indonesia. Pengamat sosial politik, Drs. Ansari Yamamah, MA di Medan, Senin, mengatakan kelima faktor itu adalah punggawa pemerintahan menjadikan korupsi dan kolusi sebagai ajang pesta pora serta pengusaha hanya berkacamata kapitalisme. Selain itu cendekiawan, akademisi dan praktisi bertingkah seperti "anjing penjilat, pemuka agama juga terjebak pada bisikan materialisme dan kepentingan penguasa serta masyarakat awam yang sedang kesusahan tidak mau lagi berdoa. Menurut Ansari, ketika punggawa pemerintahan telah menjadikan korupsi dan kolusi sebagai ajang pestapora, maka peraturan tinggal semboyan belaka. Peraturan tidak lebih dari sekadar nyanyian merdu untuk meninabobokan masyarakat, katanya. Fenomena itu, tambah Ansari, semakin membuka peluang bagi pengusaha serakah untuk menerapkan sistem kapitalisme dalam bisnisnya. Para pengusaha serakah tersebut tidak khawatir lagi menjadi masyarakat awam yang menjadi buruh sebagai "sapi perah". Kondisi tersebut semakin diperparah dari banyaknya cendekiawan, akademisi dan praktisi bertingkah. Tidak jarang cendekiawan, akademisi dan praktisi tersebut berteriak lantang tentang kebenaran dan idealisme. Namun ketika para cendekiawan, akademisi dan praktisi itu diberi kesempatan berdampingan dengan punggawa pemerintahan, tingkah mereka terkadang "lebih bejat". Para cendekiawan, akademisi dan praktisi tersebut sering menjadi "stempel" dari ketidakbenaran punggawa pemerintahan, katanya. Lebih lanjut Ansari menambahkan, dalam kondisi yang "carut marut" itu harapan terakhir adalah kekonsisten pemuka agama untuk memberikan pencerahan. Namun jika pemuka agama juga telah terbius bisikan materialisme, maka keberadaannya juga tidak lebih dari stempel bagi ketidakbenaran punggawa pemerintahan. Masyarakat awam hanya bisa berdoa agar carut marut segera berakhir. "Jika masyarakat awam juga tidak mau berdoa, maka 'kiamat' sudah di depan mata bagi Indonesia, katanya. * COPYRIGHT ยฉ ANTARA 2008
Oleh Imaam Yakhsyallah Mansur Firman Allah Subhanahu wa Taโala ุฅูููู ููุฐูุง ุงููููุฑูุกูุงูู ููููุฏูู ูููููุชูู ูููู ุฃูููููู
ู ููููุจูุดููุฑู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ุงูููุฐูููู ููุนูู
ูููููู ุงูุตููุงููุญูุงุชู ุฃูููู ููููู
ู ุฃูุฌูุฑูุง ููุจููุฑูุง. ููุฃูููู ุงูููุฐูููู ููุง ููุคูู
ูููููู ุจูุงููุขุฎูุฑูุฉู ุฃูุนูุชูุฏูููุง ููููู
ู ุนูุฐูุงุจูุง ุฃููููู
ูุง ุงูุฅุณุฑุงุก [ูกูง] ูฉ-ูกู โSesungguhnya Al-Quran ini memberikan petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar; dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.โ Al-Israโ [17] 9-10 Kedua ayat ini terdapat dalam surat Al-Israโ yang berarti perjalanan malam yang diambil dari kata asra yang terdapat pada ayat pertama dalam surat tersebut, dikaitkan dengan perjalanan malam Rasulullah dari Masjid Al-Haram di Mekkah ke Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis Palestina. Jarak antara kedua tempat ini kurang lebih 1500 km yang dalam perjalanan pada waktu itu biasa memerlukan waktu sekitar 40 hari. Surat ini dinamakan pula dengan surat Bani Israil, dikaitkan dengan penuturan tentang Bani Israil anak keturunan Nabi Yaโqub pada ayat ke-2 sampai ke-8 dan kemudian pada ayat 101 sampai dengan ayat 104. Kata Israil memiliki asal-usul yang bermacam-macam, antara lain Israil berarti hamba/teman dekat Tuhan Israil berarti orang yang berjalan di malam hari. Sebab Nabi Yaโqub sering melakukan perjalanan di malam hari, karena jika melakukan perjalanan di siang hari, takut diketahui dan disiksa oleh saudaranya. Israil berarti orang yang berhasil mengalahkan Allah. Disebutkan dalam Kitab Kejadian 32 28, bahwa Nabi Yaโqub pernah berkelahi dengan Tuhan dan berhasil mengalahkannya. Ketika Nabi Yaโqub akan membunuhnya, Tuhan berkata, โNamamu tidak disebut lagi Yaโqub sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia dan engkau menang.โ Pendapat yang kedua dan ketiga bersumber dari orang Yahudi untuk melecehkan Tuhan dan para nabi. Menurut pendapat kami, tidak dapat dipertanggungjawabkan sama sekali. Kedua ayat di atas merupakan sebagian ayat-ayat Al-Quran yang menunjukkan keistimewaan Al-Quran. Pada dua ayat ini secara global juga menyebutkan kandungan Al-Quran sebagai petunjuk menuju thariqah jalan yang terbaik, paling adil, dan benar. Dalam Al-Quran, Allah Subhanahu wa Taโala memberikan semua solusi yang diperlukan oleh manusia sepanjang hidupnya. Allah memberikan pemecahan yang paling sempurna dan paling logis untuk memberi petunjuk kepada manusia dalam menghadapi semua masalah yang muncul. Oleh karena itu, orang yang beriman akan mengatur seluruh hidupnya sesuai dengan Al-Quran dan berjuang untuk melaksanakan apa yang telah dia baca dan dia pelajari dari Al-Quran. Adapun orang yang tidak beriman yang tidak menggunakan Al-Quran sebagai petunjuk, dia akan menjadikan hawa nafsunya sebagai petunjuk, menggantikan Al-Quran. Orang yang demikian pasti akan sengsara karena yang dipikirkan hanya dunia dan tidak percaya akan adanya akhirat. Tujuan hidupnya hanya bermuara pada harta sehingga sikap individualis menebar dalam kehidupan masyarakat. Ketenteramaan hati yang mereka cari tidak terwujud, sementara itu siksa akhirat yang disediakan oleh Allah telah menantinya. Kehancuran Yahudi dan Bebasnya Masjid Al-Aqsha Menurut Sayyid Quthb dalam โFi Dzilalil Qurโanโ menyatakan bahwa peristiwa Isra yang disebut dalam surat Al-Israโ adalah mengabarkan tentang tumbangnya kejayaan Bani Israel. Peristiwa Isra merupakan tanda kekuasaan Allah dan sebuah perjalanan yang menakjubkan dalam ukuran empirik manusia. Masjid Al-Aqsha yang menjadi ujung perjalanan adalah pusat tanah yang mulia Asy-Syarif. Tempat yang ditentukan Allah untuk Bani Israel lalu Allah mengusir dari negeri itu karena kemaksiatan yang mereka lakukan. Surat Al-Israโ secara umum berisi tentang akhir perjalanan hidup dan kejayaan bangsa Yahudi, juga mengungkapkan hubungan langsung antara tumbangnya kejayaan suatu bangsa dengan maraknya kemaksiatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan sunnatullah yang disebutkan pada ayat 16 ููุฅูุฐูุง ุฃูุฑูุฏูููุง ุฃููู ูููููููู ููุฑูููุฉู ุฃูู
ูุฑูููุง ู
ูุชูุฑููููููุง ููููุณููููุง ูููููุง ููุญูููู ุนูููููููุง ุงูููููููู ููุฏูู
ููุฑูููุงููุง ุชูุฏูู
ููุฑูุงุงูุฅุณุฑุงุก [ูกูง] ูกูฆ โDan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu supaya mentaati Allah tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan ketentuan Kami, kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.โ Al-Israโ [17] 16 Membaca surat Al-Israโ dengan metode tafsir analitik, disimpulkan bahwa terdapat dua janji Allah tentang kehancuran bangsa Yahudi; Kehancuran Pertama ููุฅูุฐูุง ุฌูุงุกู ููุนูุฏู ุฃููููุงููู
ูุง ุจูุนูุซูููุง ุนูููููููู
ู ุนูุจูุงุฏูุง ููููุง ุฃููููู ุจูุฃูุณู ุดูุฏููุฏู ููุฌูุงุณููุง ุฎูููุงูู ุงูุฏููููุงุฑู ููููุงูู ููุนูุฏู ู
ูููุนููููุง ุงูุฅุณุฑุงุก [ูกูง] ูฅ โMaka apabila datang saat hukuman bagi kejahatan pertama dari kedua kejahatan itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.โ Al-Israโ [17] 5 Kemaksiatan yang paling besar ialah karena mereka menyembah berhala dan membunuhi para nabi. Maka Allah Subhanahu wa Taโala mendatangkan Nebukadnezar ke Yerusalem lalu dihancurkanlah negeri itu dan โdia merajalela di kampung-kampungโ dengan meruntuhkan dan meratakan dengan tanah seluruh bangunannya. Anak-anak dibunuh dan beribu-ribu tawanan dibawa ke Babilonia. Kehancuran bangsa Yahudi ini terjadi 500 tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah dan sebelum adanya Israโ dan Miโraj. Kehancuran Kedua ุฅููู ุฃูุญูุณูููุชูู
ู ุฃูุญูุณูููุชูู
ู ููุฃูููููุณูููู
ู ููุฅููู ุฃูุณูุฃูุชูู
ู ููููููุง ููุฅูุฐูุง ุฌูุงุกู ููุนูุฏู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ููููุณููุกููุง ููุฌููููููู
ู ููููููุฏูุฎููููุง ุงููู
ูุณูุฌูุฏู ููู
ูุง ุฏูุฎูููููู ุฃูููููู ู
ูุฑููุฉู ููููููุชูุจููุฑููุง ู
ูุง ุนูููููุง ุชูุชูุจููุฑูุงุงูุฅุณุฑุงุก [ูกูง] ูง โJika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua, Kami datangkan orang-orang lain untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.โ Al-Israโ [17] 7 Inilah jaminan Allah Subhanahu wa Taโala kepada Bani Israil bahwa apabila mereka berbuat baik, maka kebaikan itu akan kembali kepada diri mereka sendiri dan apabila mereka berbuat jahat maka hasil kejahatan itu akan menimpa diri mereka sendiri. Sebelumnya, pada ayat keenam disebutkan bahwa Allah telah memberikan berbagai anugerah kepada bangsa Yahudi Israil dengan mengembalikan negeri mereka setelah dirampas oleh bangsa Persia ditambah dengan limpahan kekayaan dan memberikan banyak anak laki-laki yang kuat serta pasukan yang tangguh. Dalam konteks kekinian, menurut Muhammad Ar-Rasyid, ayat ke-6 ini dapat dipahami sebagai berikut โAllah memberikan kembali tanah mereka yang kedua kali dari musuhmu.โ Berdirinya negara Israel tahun 1948, yaitu setelah mengalahkan musuh-musuhnya pasukan Arab. โMembantu dengan harta kekayaan yang melimpah.โ Berupa bantuan dari Amerika dan donatur-donatur lainnya. โMemberikan anak laki-laki yang kuat.โ Terbukti bahwa sejak kedatangan Israel ke Palestina, populasi penduduk lebih banyak laki-laki daripada perempuan. โKami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.โ Terbukti pada perang tahun 1948 dan 1967, tentara Israel tiga kali lipat lebih banyak dibanding tentara Arab. Selanjutnya pada ayat 104, Allah berfirman ููููููููุง ู
ููู ุจูุนูุฏููู ููุจูููู ุฅูุณูุฑูุงุฆูููู ุงุณููููููุง ุงููุฃูุฑูุถู ููุฅูุฐูุง ุฌูุงุกู ููุนูุฏู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุฌูุฆูููุง ุจูููู
ู ูููููููุงุงูุฅุณุฑุงุก ูกู โDan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil โDiamlah di negeri ini, maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam keadaan bercampur baur dengan musuhmuโ. Al-Isra [17] 104 Ayat ini dapat dipahami setelah kehancuran karena serangan musuh-musuhnya, bangsa Yahudi kemudian bercerai berai diaspora ke seluruh penjuru dunia dan kembalinya bangsa Yahudi ke Palestina pada tahun 1948 adalah berasal dari bermacam-macam suku dan ras yang ada di dunia. Dengan kembali dan berkumpulnya bangsa Yahudi di Palestina saat ini berarti tanda kehancuran mereka yang kedua sudah dekat. Mereka sedang menunggu โorang yang akan menyuramkan muka mereka dan memasuki Masjid Al-Aqsha serta menghancurkan mereka sehancur-hancurnya.โ Pada ayat di atas, โmereka masukโ dengan menggunakan fiโil mudhariโ yang menunjukkan pengertian sedangโ atau akan terjadiโ. Dengan demikian, kehancuran yang kedua ini akan terjadi setelah ayat itu turun. Tentang kapan terjadinya, Allah yang tahu. Muhammad Ar-Rasyid bercerita, pada waktu negara Israel berdiri dan memproklamirkan kemerdekaannya tahun 1948, seorang wanita Yahudi menangis dan masuk ke rumah keluarganya. Ketika ditanya, โKenapa menangis, padahal orang Yahudi sedang bergembira dan merayakan kemerdekaan Israel?โ Dia menjawab, โBahwa dengan berdirinya negara Israel yang kedua adalah sebab adanya bani Israel yang akan dihancurkan dan dibinasakanโ.โ Tafsir analitik tentang kronologi kehancuran bangsa Israel di atas mungkin tidak dijamin kebenarannya karena para ulama pun berbeda-beda dalam menafsirkan ayat-ayat tersebut. Tetapi yang pasti benar adalah bahwa apabila suatu bangsa yang tidak menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk pasti akan hancur dan binasa. Ini adalah sunnatullah. Sementara itu kita lihat saat ini, bangsa Israel adalah salah satu bangsa yang tidak menjadikan Al-Quran bahkan mereka melecehkannya dengan melakukan berbagai macam kejahatan terhadap bangsa Palestina dan Masjid Al-Aqsha. Dengan demikian, kehancuran Israel sudah sangat dekat. Hal ini dapat kita lihat dari beberapa indikasi, sebagai berikut Sebagai negera penjajah, Israel jelas kehilangan kemampuan melakukan peleburan denan bangsa lain di kawasan Timur Tengah. Israel mengalami ketimpangan demografi melawan pertumbuhan warga Arab. Dunia makin sadar tentang apa yang terjadi di Timur Tengah. Makin banyak negara yang mendukung perjuangan Palestina dan makin banyak yang anti Israel. Di Israel sendiri mulai muncul organisasi swasta yang anti Israel dan melawan penghancuran rumah warga Palestina dan pengungsian mereka. Menurunnya jumlah militer Israel sebab jumlah kelompok usia militer semakin tinggi. Israel mengalami masalah sosial dan politik yang krusial karena perpecahan dua partai besar Kadima dan Likud terus berlanjut. Kaum terpelajar sekuler dari Barat eksodus kembali dari Israel sehingga yang tersisa hanya kelompok ekstrim dalam politik dan agama yang saling mengkafirkan dan menghabisi. Inilah yang digambarkan Allah ุจูุฃูุณูููู
ู ุจูููููููู
ู ุดูุฏููุฏู ุชูุญูุณูุจูููู
ู ุฌูู
ููุนูุง ูููููููุจูููู
ู ุดูุชููู ุฐููููู ุจูุฃููููููู
ู ููููู
ู ููุง ููุนูููููููู ุงูุญุดุฑ [ูฅูฉ] ูกูค โPermusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tiada mengerti.โ Al-Hasyr [59] 14 Indikasi-indikasi di atas dipercayai oleh banyak pihak, bahkan oleh para pendukung Israel. Menurut laporan media, Henry Kissinger, mantan Menteri Luar Negeri AS yang berbangsa Yahudi setuju bahwa dalam waktu dekat Israel tidak akan ada lagi. The New York Post mengutip perkataan Kissinger โDalam 10 tahun tidak ada lagi Israel.โ Lenyapnya Israel berarti terbebasnya Masjid Al-Aqsha dari penjajahan Israel dan yang akan membebaskan Masjid Al-Aqsha adalah umat Islam sebagaimana sabda Rasulullah ููุง ุชููููู
ู ุงูุณููุงุนูุฉู ุญูุชููู ููููุงุชููู ุงููู
ูุณูููู
ูููู ุงูููููููุฏู ููููููุชูููููู
ู ุงููู
ูุณูููู
ูููู ุญูุชููู ููุฎูุชูุจูุฆู ุงูููููููุฏูููู ู
ููู ููุฑูุงุกู ุงููุญูุฌูุฑู ููุงูุดููุฌูุฑู ููููููููู ุงููุญูุฌูุฑู ุฃููู ุงูุดููุฌูุฑู ููุง ู
ูุณูููู
ู ููุง ุนูุจูุฏู ุงูููู ููุฐูุง ูููููุฏูููู ุฎูููููู ููุชูุนูุงูู ููุงููุชููููู ุฅููููุง ุงููุบูุฑูููุฏู ููุฅูููููู ู
ููู ุดูุฌูุฑู ุงูููููููุฏู ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู โTidak akan terjadi Kiamat sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi sampai Yahudi berlindung di balik batu dan pohon lalu batu dan pohon berbicara โHai Muslim, hai hamba Allah, ini Yahudi di belakangku, kemari, bunuhlah dia,โ kecuali Ghorqod sebab ia Ghorqod sungguh merupakan pohon Yahudi.โ Al-Bukhari Namun, lenyapnya Israel tidak boleh hanya kita tunggu tetapi harus kita perjuangkan dengan cara menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup. Menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup berarti mengikuti Al-Quran dengan sebenarnya. Allah berfirman ุงูููุฐูููู ุกูุงุชูููููุงููู
ู ุงููููุชูุงุจู ููุชูููููููู ุญูููู ุชูููุงููุชููู ุฃููููุฆููู ููุคูู
ูููููู ุจููู ููู
ููู ููููููุฑู ุจููู ููุฃููููุฆููู ููู
ู ุงููุฎูุงุณูุฑูููู ุงูุจูุฑุฉ [ูข] ูกูขูก โOrang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.โ Al-Baqarah [2] 121 Abdullah bin Masโud dan Abdullah bin Abbas berkata โMereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, โmaksudnya adalah mengikuti Al-Quran dengan sebenar-benarnya, menghalalkan apa yang dihalalkan, dan mengharamkan apa yang diharamkan dan tidak menyelewengkan perkataan dari tempat yang semestinya serta tidak menakwilkannya dengan takwil yang bukan semestinyaโ. A/P2 Miโraj News Agency MINA